Cara Membedakan Daging Sapi Dan Babi Dengan Mudah
Sekarang ini, pemalsuan daging babi menjadi daging sapi ternyata masih marak terjadi di masyarakat. Hal ini termasuk salah satu tindakan pelanggaran hukum yang harus segera ditangani. Nah, untuk Anda yang hendak membeli daging sapi, berikut kami berikan cara membedakan daging sapi dan babi.
Daging sapi, babi, dan kambing memang terjual secara bebas di pasaran. Hal ini sebab daging sudah menjadi salah satu makanan pendamping utama yang harus ada di meja makan. Selain karena rasanya yang enak, daging juga mengandung banyak nutrisi serta protein yang bermanfaat untuk tubuh Anda.

Sayang sekali, sekarang ini dengan maraknya kasus pemalsuan daging babi menjadi daging sapi, banyak masyarakat yang mengurungkan niatnya untuk membeli daging di pasar.
Daging sapi dan babi sebetulnya mempunyai banyak perbedaan. Apalagi, jika Anda memperhatikan bagian permukaan kulit babi. Tapi, apakah ada cara lain untuk mengetahui perbedaan daging sapi dan babi? Simak pembahasan lengkapnya dibawah ini.
- Perhatikan tekstur daging
Cara pertama yang dapat Anda lakukan untuk membedakan daging sapi dan babi yaitu dengan memperhatikan tekstur dagingnya.
Pertama, tekstur daging sapi cenderung lebih padat ketika Anda pegang. Kemudian, dagingnya juga tidak mudah untuk Anda regangkan, lebih kencang dan kaku jika Anda bandingkan dengan daging babi.
Sedangkan, tekstur daging babi jauh lebih lunak dan kenyal daripada daging sapi. Selain itu, daging babi juga lebih elastis alias mudah diregangkan.
Untuk itu Anda dapat mengecek keaslian daging sapi yang Anda beli dengan meregangkan dagingnya. Sehingga, Anda dapat merasakan tekstur daging sekaligus elastisitasnya.
- Sebaran lemak daging
Selanjutnya cara kedua yang bisa Anda praktekan untuk membedakan daging sapi dan babi yaitu dengan memperhatikan sebaran lemak dagingnya.
Pada dasarnya, sebaran lemak daging sapi cenderung lebih tebal dan kaku. Selain itu, Anda juga bisa dengan gampang untuk melihat sebaran lemaknya di permukaan daging sapi karena garis – garinya yang berbentuk. Selain itu, lemak yang ada dalam daging sapi pun lebih berserat dan terlihat padat.
Sedangkan untuk daging babi, lemaknya akan terasa lebih kenyal atau lunak dan elastis. Lalu, lemak yang ada di daging babi juga susah untuk Anda pisahkan dari dagingnya dan lebih basah daripada lemak daging sapi.
- Perhatikan warna daging
Yang satu ini menjadi salah satu cara paling gampang untuk membedakan daging sapi dan babi. Benar, yaitu dengan memperhatikan warna dagingnya.
Perbedaan warna daging sapi dan babi ternyata cukup mencolok jika Anda perhatikan dengan seksama. Warna daging sapi pada umumnya yaitu merah tua yang terkesan segar.
Berbeda dengan daging sapi, warna daging babi cenderung lebih mirip dengan daging ayam. Yakni, memiliki warna merah yang lebih pucat daripada daging sapi.
Akan tetapi, oknum – oknum tidak bertanggung jawab biasanya dengan sengaja menambahkan pewarna pada daging babi agar menyerupai daging sapi. Oleh karena itu, Anda dapat merendam daging di dalam air selama beberapa menit untuk mengecek keaslian daging sapi yang Anda beli.
- Cek aroma daging
Cara keempat untuk mengetahui keaslian daging sapi yang Anda beli yaitu dengan mengecek aroma daging tersebut.
Aroma daging sapi biasanya cenderung amis segar dan aroma khas yang dengan mudah bisa Anda ketahui jika Anda mencium dagingnya.
Sedangkan, daging babi cenderung beraroma lebih amis dan mengeluarkan bau khas yang sangat berbeda dengan daging sapi. Yakni, bau lemak yang lebih pekat.
Saat mengecek aroma daging, sebaiknya Anda melakukannya dengan berhati – hati. Walaupun cukup sulit untuk membedakannya, tapi cara yang satu ini termasuk cara yang akurat untuk mengetahui keaslian daging sapi yang Anda beli.
- Perbedaan saat dimasak
Yang terakhir, perbedaan dari daging sapi dan babi akan lebih terlihat saat selesai dimasak. Anda dapat mengetesnya dengan cara merebus daging sapi yang Anda beli.
Jika daging sapi yang Anda beli setelah direbus warnanya tetap merah, utamanya di bagian dalam yang belum matang, maka daging yang Anda beli adalah daging sapi asli.
Akan tetapi, jika setelah Anda merebus daging yang Anda beli malah mengeluarkan warna merah pucat, maka kemungkinan besar daging tersebut adalah daging babi.
Oleh sebab itu untuk menghindari hal ini, Anda bisa merebus daging yang Anda beli setengah matang. Kemudian, teliti warna daging secara seksama. Barulah selanjutnya Anda rebus lagi untuk membuat tekstur daging lebih empuk.
Demikianlah cara membedakan daging sapi dan babi yang jitu dan mudah untuk Anda lakukan. Untuk menghindari daging sapi palsu, sebaiknya Anda membeli daging sapi atau olahan daging sapi di tempat terpercaya yang sudah berlisensi halal. Dengan demikian, Anda tidak akan ragu lagi dengan keaslian daging sapi yang Anda beli.
0 Comments