Cara Agar Septic Tank Tidak Mudah Penuh Yang Bisa Anda Coba

Septic tank sudah banyak digunakan oleh masyarakat di Indonesia seiring dengan perkembangan teknologi. Jika pada jaman dahulu sebagian besar masyarkat masih menggunakan sungai untuk mandi, cuci, dan buang air, perlahan kini sudah beralih ke WC. Setiap rumah yang mempunyai WC tentu akan membuat saluran pembuangan yakni septic tank. Namun kurangnya pengetahuan membuat masyarakat belum tahu bagaimana cara agar septic tank tidak mudah penuh.

Penyebab Tangki Septic Tank Mudah Penuh

Sebelum mengetahui lebih mendalam tentang cara agar septic tank tidak mudah penuh, mari kenali terlebih dahulu apa saja penyebabkan septic tank mudah penuh berikut.

  1. Desain septic tank

Tidak banyak yang mematuhi prosedur pembuatan tangki septik yang baik dan ramah lingkungan. Padahal pemerintah sudah menetapkan standarisasi pembuatan sanitasi dalam undang-undang yakni Permenkes No.3 Tahun 2004. Desain tangki septik yang ideal harus mempertimbangkan antara besar volume tangki dengan jumlah anggota keluarga. Sebab jika keduanya tidak seimbang maka yang terjadi adalah septic tankĀ  mudah penuh.

Selain itu septic tank harus diletakkan pada lahan dengan kandungan air tanah yang relatif dalam. Hal ini dikarekan permukaan air tanah dapat mempengaruhi proses penguraian limbah oleh bakteri di dalam tangki. Pentingnya pemilihan lokasi ini adalah untuk menanggulangi datangnya masalah ketika memasuki musim hujan. Jika memasuki musim penghujan akan terjadi penurunan kinerja dari bakteri pengurai. Kemudian akan terjadi penumpukan yang menyebabkan isi tangki semakin penuh.

  1. Ventilasi tidak terjaga

Ventilasi pada septic tank memiliki fungsi yang penting, itulah mengapa pemilik rumah harus tahu letak septic tank agar mudah memelihara ventilasi tangki. Apabila lubang ventilasi tidak terjaga maka, suatu saat akan tertutup oleh benda asing seperti tanah atau sampah. Akibatnya aktifitas bakteri pengurai di dalam tangki akan terganggu. Akan terjadi penumpukan limbah sebab bakteri yang bekerja lebih lamban dalam mengurai feses.

  1. Memasukan cairan anti septik dan pembersih

Sebaiknya jangan terlalu sering membuang cairan sisa pembersih atau cairan antiseptik lainnya ke dalam kloset. Cairan tersebut akan masuk ke dalam septic tank dan membunuh bakteri pengurai di dalam tangki. Jika bakteri-bakteri tersebut mati maka, proses penguraian pun akan jauh lebih lama.

  1. Sedot septic tank yang salah

Ketika septic tank penuh, umumnya masyarakat akan menyewa jasa sedot WC untuk mengatasinya. Penyedotan tangki septik secara berkala memang wajib untuk dilakukan. Namun kesalahan yang kerap terjadi adalah menyedot limbah sampi habis. Menyedot tangki tanpa menyisakan limbah artinya juga mengambil sebagian besar bakteri pengurai. Akibatnya penambahan jumlah bakteri akan butuh waktu dan semakin lama makan proses penguraian pun akan terkena dampaknya.

  1. Membuang sampah pada wc

Hal ini merupakan masalah yang sering dianggap sepele. Bahkan di kamar mandi umum banyak peringatan untuk tidak membuang sampah pada kloset. Namun pada kenyataannya tingkat kesadaran dan kepedulian terhadap kesehatan lingkungan masyarakat masih sangat rendah. Sampah seperti tisu bekas buang air atau tisu wajah kerap kali dibuang sembarangan ke dalam WC. Selain itu pembalut bekas, rambut, dan benda asing lainnya juga menjadi salah satu yang menyebabkan WC mampet dan septic tank mudah penuh.

Cara Agar Septic Tank Tidak Mudah Penuh

Lima permasalahan diatas adalah hal umum yang sering terjadi di masyarakat. Usai mengenali sumber-sumber permasalahannya, maka akan lebih mudah untuk mengatasi masalah tersebut. Simak cara agar septic tank tidak mudah penuh dibawah ini.

  1. Obat penumbuh bakteri

Cara agar septic tank tidak mudah penuh yang pertama dalah menambahkan obat penumbuh bakteri pada tangki septik. Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya bahwa kondisi musim hujan dapat menghambat kinerja dan pertumbuhan bakteri pengurai feses. Pengendapan limbah yang terjadi akibat penguraian yang kurang optimal dapat diatasi dengan membeli dan memasukkan obat penumbuh bakteri pada tangki septik. Obat ini juga sangat mudah ditemukan di pasaran.

Pertumbuhan bakteri yang cepat akan memperbanyak jumlah bakteri. Ketika jumlah bertambah maka, kinerjanya akan normal kembali. Proses penguraian akan lebih cepan dan mencegah terjadinya pengendapan feses yang dapat berisiko membuat tangki cepat penuh.

  1. Baking soda dan cuka

Bahan-bahan yang ada di dapur juga bisa dimanfaatkan untuk mengatasi permasalah tangki septik penuh. cuka dan baking soda dipercaya efektif untuk mengatasi kerak dan membersihkan kotoran yang membandel.

Memasukkan larutan keduanya lewat WC dan membiarkannya beberapa waktu bisa menghancurkan benda-benda yang kemungkinan menjadi sebab tangki penuh.

  1. Gunakan natrium hidroksida

Alternatif lain selain obat mempercepat pertumbuhan bakteri adalah menggunakan natrium hidroksida atau soda api. Dipercaya ampuh dalam mengatasi penyumbatan pada saluran sanitasi yang menyebabkan mampet dan tangki cepat penuh.

Langkah-langkah yang harus dilakukan pun cukup mudah yakni dengan melarutkan natrium hidroksida ke dalam air kloset. Reaksi kimia dari soda api ini efektif memecah sumber masalah pada tangki septik.

  1. Membeli produk anti sumbat

Selain membeli obat penumbuh bakteri, cara agar septic tank tidak mudah penuh bisa juga diatasi dengan berbagai produk anti sumbat. Cairan yang terkandung di dalamnya akan bersifat abrasif. Caranya adalah dengan mencapurkan cairan kimia tersebut dengan sejumlah air dan masukkan ke dalam saluran WC dan tunggu beberapa saat sebelum membilasnya.

  1. Sewa jasa sedot wc

Cara selanjutnya adalah dengan memanfaatkan layanan jasa sedot WC. Hal ini dianggap lebih cepat, mudah dan efektif dilakukan dari pada menggunakan cara manual lainnya. Namun harus diingat bahwa jangan menguras limbah di dalam septic tank sampai habis. Sisakan bakteri pengurai di dalam tangki agar proses penguraian feses selanjutnya tidak terganggu dan tidak cepat penuh.

Itulah tips cara agar septic tank tidak mudah penuh yang bisa Anda contoh dan Anda buktikan sendiri semoga bermanfaat.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!