Kesalahan Ini Bikin Septic Tank Cepat Penuh Hingga Rawan Meledak
Septic tank adalah tempat limbah rumah tangga ditampung dan diolah sebelum airnya dikembalikan ke daerah resapan. Namun demikian menurut ahli masih banyak orang yang belum paham betul tentang septic tank, hanya dianggap sebagai tempat penampungan tinja. Dampaknya yang terjadi septic tank jadi perlu disedot karena kepenuhan, mampet, dan berbau. Selain itu bahkan bisa juga insiden septic tank sampai meledak.
Peristiwa dimana seseorang tewas akibat ledakan pada septic tank. Akibat kelalaian korban dalam menangani gas yang mengendap pada tanki pembuangan tersebut. Perlu diketahui, septic tank sendiri memproduksi biogas yang diproses oleh bakteri alami berupa metana. Gas metana memiliki sifat yang mudah terbakar. Untuk itu, sangat disarankan untuk berhati-hati ketika melakukan ‘pengosongan’ gas saat proses penyedotan septic tank.
Menurut Ajeng Arum Sari selaku Peneliti Loka Penelitian Teknologi Bersih (LPTB) di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), pada wawancaranya di berbagai media daring, Ajeng mengatakan bahwa dalam septic tank terjadi sebuah proses yang dinamakan anaerobik, atau pembentukan gas metana dari bakteri yang terjadi secara alami.
Proses ini tidak melibatkan oksigen, karena bakteri yang ada dalam septic tank dapat hidup dan mengurai kotoran untuk dijadikan gas metana. Gas yang dihasilkan oleh bakteri tersebut perlu dikeluarkan melalui lubang ventilasi atau saluran pipa agar gas metana tidak menumpuk.

Berkaca dari kasus yang terjadi di Cakung, Jakarta Timur, seorang tukang sedot WC menjadi korban. Penanganan dalam membersihkan septic tank harus melalui prosedur yang baik. Sangat tidak disarankan untuk melakukan pembakaran di sekitar ventilasi septic tank, agar tidak memicu ledakan pada gas metana yang mudah terbakar.
Melihat dari kejadian tersebut, penumpukan gas metana dalam jangka waktu panjang memiliki dampak yang berbahaya bagi penghuni rumah. Ledakan terjadi akibat sulutan api dari pembakaran koran, bahkan sampai mengangkat lantai dari susunan batu bata dan semen. Hal tersebut tidak mengherankan, karena gas tertumpuk lama.
Gas metana sebenarnya tidak berbahaya jika penanganannya tepat atau terakumulasi dalam jumlah sedikit. Hal yang mungkin terjadi jika terbakar hanyalah bau menyengat dari gas. Beda cerita jika gas metana menumpuk dalam jumlah banyak dan dalam jangka waktu panjang, ledakan fatal seperti kasus di atas sangat mungkin terjadi.
Berikut beberapa kesalahan yang bisa membuat septic tank cepat penuh sehingga perlu sering disedot hingga rawan meledak :
- Asal membuat septic tank
Menurut Ajeng septic tank yang baik dirancang dengan memperhitungkan volume jumlah limbah yang dihasilkan oleh penghuni rumah. Dengan demikian air limbah yang masuk dan keluar usai proses dekomposisi bisa terjaga seimbang. Karena kebanyakan orang tidak memperhatikan hal tersebut dan asal membuat septic tank yang mengakibatkan septic tank cepat penuh.
Selain itu septic tank juga minimal harus terbagi menjadi dua ruangan. satu sebagai tempat penampungan dan satu lagi sebagai tempat kedap udara untuk bakteri menguraikan limbah. Kata Ajeng “ Jika volumenya sesuai dengan apa yang masuk dan desainnya tidak satu ruang jadi minimal dua ruang, septic tank biasanya lebih aman stabil. Tidak perlu dilakukan penyedotan terlalu sering ”
- Ventilasi tidak terpelihara
Dalam beberapa kasus pemilik rumah tidak tahu dimana lokasi septic tanknya. Ketika ini terjadi biasanya pipa udara septic tank mereka tidak terpelihara rawan tertutup oleh sampah sehingga gas hasil penguraian bakteri menumpuk di dalam septic tank tidak ada saluran keluar. Padahal fungsi dari ventilasi udara ini sebagai pertanda letak septic tank dan juga sebagai jalan keluarnya gas hasil pengolahan bakteri.
“Di mana ada lubang saluran gas? Beberapa kasus saya lihat beberapa rumah karena ketidaktahuan lubang gasnya tertutup. Tertutup tanah, atau terlalu rendah, enggak tahu di mana letaknya. Nah itu lama-lama tekanan gas kuat itu juga bisa meledak,” kata Ajeng.
- Bakar dekat ventilasi
Masih karena ketidak tahuan lokasi septic tank. beberapa orang terkadang tidak sadar menempatkan sumber api dekat ventilasi septic tank. kalau Anda tahu lokasi septic tank maka Anda bisa menghindari tempat tersebut dan tidak bakar – bakar di dekat lokasi tersebut karena Anda tahu septic tank mengeluarkan gas yang bisa mengakibatkan ledakan.
Satu kasus di India Oktober 2017 misalnya septic tank toilet umum di daerah Malad meledak tiba-tiba. Tiga orang dilaporkan luka-luka akibat kejadian itu. Diketahui saat kejadian ada beberapa anak kecil sedang bermain petasan di dekat septic tank. Diduga petasan tersebut yang jadi pemicu gas di septic tank sehingga akhirnya terjadi ledakan.
- Melakukan sedot wc sampai habis
Kekeliruan berikutnya yang kerap membuat septic tank cepat penuh adalah praktik keliru melakukan penyedotan limbah septic tank sampai habis. Hal ini lah yang membuat bakteri pengurai berkurang drastis, membutuhkan waktu lama sampai bisa melakukan tugasnya seperti semula. Untuk itu mulai sekarang ketika Anda melakukan sedot WC hindari sedot WC sampai habis, sisakan sedikit kotoran didalam septic tank sebagai bibit bakteri pengurai.
- Membuang pembersih atau antiseptic kedalam lubang wc
Kebiasaan lain yang juga keliru adalah turut membuang limbah yang ada cairan pembersih atau antiseptik ke septic tank. Ajeng memberi contoh misalnya ketika sedang membersihkan toilet, orang-orang suka memakai antiseptik agar terkesan bersih namun dampaknya hal tersebut dapat membunuh bakteri pengurai yang ada di septic tank.
“Kalau pakai sebulan sekali ya enggak apa-apa mungkin mati sedikit. Tapi saya sendiri enggak pakai,” kata Ajeng menyarankan cukup bersihkan toilet dengan sikat dan air.
Itulah beberapa kesalahan yang membuat septic tank cepat penuh hingga rawan meledak yang harus Anda hindari.
0 Comments