Konstruksi Menara Tandon Air Seperti Apa Proses Pembuatannya?

Seperti yang kita semua tahu jika air adalah kebutuhan pokok untuk semua orang. Itulah kenapa instalasi air bersih menjadi satu hal yang banyak orang perhatikan ketika akan membeli sebuah hunian baru. Untuk memastikan ketersediaan air tersebut bahkan banyak orang membangun kontruksi menara tandon air di rumahnya.

Konstruksi Menara Tandon Air

Tandon air adalah sebuah tempat yang fungsinya sebagai tempat penampungan air. Di dalam kebutuhan rumah tangga, maka fungsi utamanya yaitu memastikan ketersediaan air tercukupi.

Ada banyak cara sebetulnya untuk menyimpan tandon air ini, kebanyakan orang memilih membangun kontruksi menara tandon air.

Kontruksi ini sendiri terbuat dari bahan tertentu, yang tentunya harus kuat untuk menahan tandon air dan juga isinya dalam kondisi penuh. Biasanya, menara tandon air ini juga akan dibangun pada ketinggian tertentu.

Yang jelas, kontruksinya sendiri harus memastikan aliran air bisa berjalan dengan lancar. Baik ketika melakukan pengisian tandon air maupun ketika air mengalir untuk didistribusikan ke seluruh area rumah misalnya kamar mandi, dapur, dan taman. Pemakaian menara tandon air sendiri selain untuk kebutuhan rumah tangga juga untuk kebutuhan industri.

Manfaat Menara Tandon Air

Seperti sudah dijelaskan sebelumnya jika penempatan tandon air ini bisa dengan banyak cara. Ada yang disimpan di bawah tanah, dan ada yang membangun konstruksi menara tandon air. Penggunaan menara tandon air ini sendiri dipilih karena memiliki beberapa manfaat, seperti:

  1. Hemat listrik

Salah satu manfaat dari penggunaan menara tandon air adalah bisa menghemat listrik. Hal ini karena penggunaan listrik hanya untuk pompa air saat akan mengisi air ke dalam tandon. Saat tandon penuh, maka pompa listrik akan mati.

Sementara untuk mengalirkan air, tidak memerlukan listrik. Air akan langsung mengalir ketika pengguna membuka keran.

Hal ini sendiri terjadi dengan memanfaatkan ketinggian air atau tekanan hidrostatik. Cara inilah yang akan membuat listrik menjadi lebih irit.

  1. Beroperasi tanpa listrik

Berhubungan dengan poin sebelumnya, maka tandon air ini juga bisa beroprasi meskipun tanpa adanya listrik atau ketika listrik padam. Yang terpenting adalah volume air yang mencukupi, maka air tetap dapat mengalir meskipun tidak ada listrik.

  1. Kandungan tidak berguna bisa tersaring

Dalam air, salah satu masalah yang sering muncul adalah banyaknya kandungan tidak berguna yang ada di dalamnya. Kandungan itu seperti debu, pasir, atau mikroorganisme lainnya.

Dengan menggunakan menara tandon air, maka kandungan tersebut bisa tersaring dan nantinya tertahan di dalam tandon air. Jadi nantinya Anda tinggal membersihkan tandon air secara berkala misalnya 6 bulan sekali.

Yang perlu Anda perhatikan hanyalah jangan lupa untuk mencuci tandon air tersebut dalam jangka waktu tertentu. Jangan sampai karena semakin banyaknya kandungan kotoran tersebut maka akan mempengaruhi warna dan kualitas air.

Bagaimana Cara Kerja Menara Tandon Air?

Satu yang menarik jika membahas konstruksi menara tandon air selain bahan material adalah masalah tinggi menara.

Tujuan utama mengapa tandon air ini berada pada ketinggian adalah agar bisa memberi tekanan yang cukup untuk distribusi air.  Semakin tinggi tandon air diletakkan maka akan semakin besar tekanan yang dihasilkan.

Hal yang perlu Anda perhatikan ketika meletakan tandon air di ketinggian adalah masalah pengisian. Untuk bisa mengisi air di tandon maka biasanya digunakan pompa air listrik. Pompa ini sendiri akan berfungsi untuk mendorong air ke atas.

Pompa ini sendiri hanya berfungsi untuk proses pengisian. Sementara untuk proses pendistribusian air, proses bisa bekerja meskipun tanpa pompa. Hal ini karena cara kerja dari tandon air ini sendiri akan bergantung pada tekanan yang dihasilkan dari ketinggian air.

Secara singkat, maka cara kerja dari konstruksi menara tandon air adalah sebagai berikut:

  • Pompa air listrik akan mengalirkan dan mendorong air ke atas untuk mengisi tandon air sampai penuh.
  • Air akan tersimpan di tandon air yang diletakan di atas menara.
  • Ketinggian tersebut akan memberikan tekanan hidrostatik, yang akan mengalirkan air saat penggunaan membukan keran air.

Penjelasan Struktur Konstruksi Menara Tandon Air

Jika berbicara masalah konstruksi menara tandon air, maka ada dua jenis konstruksi yang biasa digunakan. Konstruksi pertama menggunakan baja, dan yang kedua menggunakan cor beton.

  1. Struktur konstruksi menara tandon air menggunakan baja

Baja sendiri banyak dipilih karena selain proses pengerjaan yang mudah, material ini juga mampu untuk menahan beban berat. ketika menggunakan konstruksi baja, maka hal penting yang harus ada adalah besi siku.

Bahan inilah yang akan menjadi struktur penyangga ataupun elemen penguat sekaligus penstabil. Untuk dudukan tandon airnya maka akan menggunakan struktur rangka kotak yang terbuat dari potongan besi.

  1. Struktur konstruksi menara tandon air menggunakan cor beton

Menggunakan kontruksi cor beton sendiri banyak dipakai untuk kebutuhan tandon air yang lebih berat. Struktur menara tandon air menggunakan cor beton akan jauh lebih kuat, meskipun proses instalasi dan pembangunannya akan jauh lebih rumit, dan tentunya akan menghabiskan biaya lebih banyak.

Itulah beberapa hal tentang menara tandon air yang perlu Anda ketahui. Hal terpenting ketika membuat kontruksi menara tandon air adalah menggunakan bahan yang standar dan ikuti ukuran yang ada. Melakukan modifikasi tanpa perhitungan bisa membuat kontruksi menara tandon air menjadi tidak kokoh. Selamat mencoba!


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!