Kronologi Tahanan Polsek Rumbai Yang Kabur Lewat Septic Tank Akhirnya Ditangkap

Kejadian dramatis terjadi di Pekanbaru, Riau, ketika sekelompok tahanan yang berada di Polsek Rumbai berhasil kabur dari tahanan, Selasa (8/8/2023) sekitar pukul 23.00 WIB dengan cara yang terbilang mencengangkan. Para tahanan tersebut memakai peralatan yang diselundupkan untuk menggali kloset yang memungkinkan mereka melarikan diri dari sel tahanan.

Meski begitu, sepuluh tahanan yang berhasil kabur itu gagal ketika polisi akhirnya berhasil menangkap mereka dan mengembalikan mereka ke dalam sel tahanan lagi.

Kronologi tahanan polsek rumbai yang kabur lewat septic tank

Bagimana aksi mendebarkan yang dilakukan oleh para tahanan ini untuk kabur? Simak kronologinya di bawah ini.

Penggalian Septic Tank Supaya Bisa Kabur

Para tahanan yang berhasil kabur ini dikenali sebagai RR, RNY, RF, MA, HI, SC, DS, NW, A, dan DP. Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Jefri Ronald Parulian Siagian, memberikan informasi mengenai identitas mereka kepada wartawan di Pekanbaru.

Salah satu dari tahanan, yang dikenal dengan inisial A alias Ambon, memimpin rencana pelarian ini. Ambon dan sembilan tahanan lainnya berhasil menggali lubang dari dalam sel mereka.

A dengan cerdik menggunakan piring melanin untuk menggali lubang tersebut, mengingatkan pada adegan – adegan di film. Lubang yang mereka gali mengarah ke septic tank atau penampungan tinja, dan akhirnya berhasil membawa mereka keluar dari sel tahanan.

Dalam waktu 1 sampai 2 jam, dengan cara bergantian Ambon dan para tahanan lainnya berhasil membuat lubang yang cukup besar untuk memungkinkan mereka melarikan diri.

Anggota Polsek Rumbai mengetahuinya sekitar pukul 05.00 WIB dini hari, saat dicek, sel tahanan sudah kosong,” ungkapnya.

Sementara itu, Bidpropam Polda Riau juga tengah melakukan penyelidikan terkait ada tidaknya personel anggota Polsek Rumbai yang ikut membantu pelarian kesepuluh tahanan tersebut.

Aksi Pelarian Dan Penangkapan Tahanan Yang Kabur

Setelah berhasil membuat lubang, para tahanan dengan cepat melarikan diri dan berpencar. Salah satu dari mereka, yang dikenal dengan inisial NO, bahkan berhasil mencuri telepon seluler dan sepeda motor di Kecamatan Rumbai sebagai persiapan setelah berhasil kabur.

Namun, polisi akhirnya mendeteksi aksi pelarian ini. Beberapa tahanan menyerah ketika dihadapkan dengan petugas. Namun, ada yang berusaha melawan, dan ini mengakibatkan beberapa tembakan dilepaskan oleh polisi. Alhasil 4 dari 10 tahanan yang kabur harus menerima luka tembak di kaki mereka, karena mencoba melawan ketika sedang diamankan Polisi.

Konsekuensi Dan Tindakan Lanjutan

Akibat dari peristiwa tahanan kabur lewat septic tank ini kapolsek Rumbai, Iptu Putra Amor juga terkena konsekuensinya. Dirinya menjalani pemeriksaan oleh Propam Polri karena berhasilnya para tahanan kabur dari tahanan di Polseknya.

Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal mengungkap jika Polri memutuskan untuk mencopot jabatan Kapolsek Putra Amor sebagai tindak lanjut yang harus dilakukan dari pelarian para tahanan tersebut.

Selain hal itu, Kabid Humas Polda Riau, Kombes pol hery muwarno menuturkan bahwa kepolisisan juga sedang menyelidiki kemungkinan adanya kelalaian dari anggota polisi yang bertugas di polsek Rumbai terkait insiden ini.


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!