Mengetahui Saat Yang Tepat Ganti Kloset Di Rumah

Sudah berpa lama Anda telah menempati rumah Anda ? pernahkan Anda mengganti kloset ? Kloset merupakan perabotan rumah yang paling jarang di ganti.

Kerusakan yang sering terjadi pada kloset, dan mengharuskan Anda menganti kloset dirumah Anda dengan kloset yang baru. Paling banyak kerusakannya meliputi mekanika sistem penyiraman dan pembuangannya yang tidak berfungsi. Bagian luar atau body yang retak, dan lain – lain.

Namun kenyataannya masih banyak yang menggunakan kloset meski kondisi kloset retak. Atau ketika kerusakan pada mekanisme penyiraman yang rusak masih dapat diakali dengan menyiram secara manual, dengan menyiramkan air menggunakan gayung atau ember.

Komponen bagian kloset terdiri dari dua bagian yaitu bagian eksternal dan bagian internal. Bagian eksternal antara lain tangki, pelek, dan magkuk. Dan bagian internal berupa float filter, filler valve, penyedot tabung, tabung overflow, serta katup flush.

Bagian internal toilet berfungsi sebagai sistem pembuangan, sedangkan bagian eksternal berfungsi sebagai kenyamanan dan penampilan.

Beberapa kerusakan terjadi pada bagian-bagian tersebut yang sebenarnya menjadi tanda bahwa kloset Anda harus diganti. Jika tidak, akibatnya bisa membuat Anda kerepotan, mengganggu kenyamanan, hingga celaka. Simak mengetahui saat yang tepat ganti kloset di rumah berikut ini :

  1. Corak retak pada permukaan kloset

Corak retak yang terjadi pada permukaan kloset diakibatkan oleh faktor usia pemakian. Sering terjadi corak muncul dalam ukuran kecil dan pendek. Namun, lama – lama corak retakan itu akan terlihat jelas, memanjang dan banyak.

Jika corak pada kloset, sudah terlihat jelas dan terlihat semakin banyak, yang terjadi kloset terlihat tidak bagus dan terkesan dekil. Begitu juga dengan kamar mandi Anda. karena itu ganti kloset dirumah Anda dengan kloset baru.

Tetapi apabila Anda belum memiliki biaya cukup, Anda bisa menutupi menggunakan glasir. Upaya ini bertujuan untuk menutup peluang adanya celah secara sementara.

  1. Timbulnya keretakan

Kloset yang berusia tua, selain menimbulkan corak pada permukaan, juga mengalami keretakan. Akan tetapi, masih tergantung pada ukuran celah dari tangki toilet itu sendiri. Jika celah masih terlihat sangat kecil, mungkin masih bisa ditutupi sementara.

Tetapi bila sudah terdapat celah membentuk pola seperti pembuluh darah, lebih baik segera diganti dengan kloset yang baru. Bila keretakan ini dibiarkan, tidak menutup kemungkinan akan menyebabkan kebocoran terhadap elemen internal di dalam tangki.

Yang lebih parah, keretakan itu bisa semakin melebar dan body kloset bisa pecah sewaktu-waktu dan melukai Anda.

  1. Tombol flush sukar berfungsi

Mengetahui saat yang tepat ganti kloset di rumah, salah satunya adalah tombol flus yang tidak berfungsi. Tak hanya itu saja penyebab kerusakan pada sistem penyiraman dan pembuangan kloset, selanjutnya adalah mekanika di dalam kloset yang tidak berfungsi semestinya, seperti rantai pengait yang putus, karet – karet yang sudah bocor, dan lainya.

Jika masalah yang terjadi pada flush baru pertama kali muncul, Anda bisa memperbaikinya terlebih dahulu, tidak harus menganti kloset baru. Namun jika keruskan terus – terusan berulang, lebih baik Anda menggantinya dengan demikian, Anda akan menghemat waktu dan biaya untuk memanggil tukang.

  1. Berniat menghemat air

Pada flush, umumnya terdapat dua tombol yang menyimpan cadangan debit air yang hendak digunakan dalam sekali siram. Namun ada juga yang hanya terdapat satu tombol saja.

Biasanya sistem penyiraman ini menggunakan perbandingan 3:6 liter di mana tombol kecil mengeluarkan 3 liter air dan tombol besar mengeluarkan 6 liter air.

Dengan sistem pembuangan yang semakin efektif, toilet masa kini bisa menyiram dengan bersih cukup dengan perbandingan 2,3:4 liter. Nah, jika Anda berniat menghemat air, Anda bisa menggunakan kloset yang baru.

Cara Pasang Kloset Duduk

Apapun alasan Anda menganti kloset di rumah, pada dasarnya untuk mengganti kloset duduk sebenarnya tidak sulit. Jika tidak ingin memanggil tukang Anda dapat melakukannya sendiri. Dengan mengganti kloset sendiri juga dapat menghemat biaya.

Di bawah ini akan kami jabarkan cara memasang kloset duduk sendiri, dan juga disertai gambar cara pemasangannya.

Alat Dan Bahan Untuk Memasang Kloset Duduk
  1. Kloset duduk

Toto, American Standard, Grohe, dan Kohler adalah beberapa merek closet internasional yang kualitasnya dipercaya banyak orang. Produk mereka bervariasi, mulai dari harga satu jutaan, hingga belasan juta.

Membeli kloset duduk tidak harus mahal, banyak produsen kloset duduk yang menyediakan produk kloset duduk dengan harga murah namun dengan kualitas yang bagus.

  1. Wax ring

Merupakan alat penghubung lubang pembuangan air kotor pada kloset ke lantai, yang berfungsi untuk mencegah kebocoran dan bau.

  1. Baut kloset duduk

Umumnya, baut untuk mengencangkan kloset duduk ke lantai kamar mandi disediakan langsung oleh produsen kloset. Namun jika baut tersebut hilang atau rusak, Anda dapat membeli beberapa baut kloset di toko bangunan.

Bedakan antara baut tutup kloset dengan baut kloset. Baut tutup kloset biasanya berbahan plastik. Gunanya adalah untuk mengencangkan tutup dan dudukan kloset ke kloset duduk. Baut kloset untuk sambungan dengan lantai terbuat dari besi.

  1. Selang fleksibel stainless steel

Dibutuhkan untuk menyambungkan tangki air kloset ke keran atau sumber air. Selang fleksibel dari toilet sebelumnya dapat digunakan ulang jika masih dalam kondisi bagus. Sebaiknya gunakan selang berbahan stainless steel yang lebih tahan lama.

  1. Kunci inggris

Diperlukan untuk mengencangkan baut pada saat proses pemasangan kloset.

Cara Memasang Kloset Duduk
  1. Pasang tangki kloset

Untuk kloset duduk two-piece, tangki dan dudukan kloset perlu disambungkan. Anda dapat melakukan perakitan kloset di awal atau setelah dudukan kloset dipasang di lantai.

Jika Anda tidak ingin mengangkat kloset yang berat di langkah-langkah berikutnya, perakitan closet duduk two-piece dapat dilakukan belakangan.

Untuk merakit kloset duduk, gunakan material yang disertakan bersama kloset dari produsen. Ikuti langkah-langkah pemasangan sesuai manual. Masing-masing produsen kloset dapat memerlukan langkah pemasangan yang sedikit berbeda.

  1. Siapkan flange toilet

Setelah kloset lama dicopot, bersihkan flange toilet atau flensa kloset duduk dari sisa-sisa wax ring yang lama. Wax ring dapat disingkirkan menggunakan sepotong kardus atau sendok plastik yang sudah tidak dipakai.

Setelah dibersihkan, pastikan flange toilet tidak retak atau rusak. Jika ada kerusakan, Anda bisa membeli flange toilet yang baru sebelum melanjutkan ke langkah berikutnya.

  1. Pasang baut kloset

Jika posisi kloset duduk tidak berubah, seharusnya masih tersisa posisi baut sebelumnya. Pasangkan baut kloset yang baru di posisi yang sama.

Jangan kencangkan baut hingga mentok ke lantai. Sisakan sebagian baut, kurang lebih sepanjang 5 cm, untuk menahan posisi kloset.

  1. Letakkan wax ring yang baru

Setelah memasang baut langkah selanjutnya adalah meletakkan wax ring yang baru, usahakan peletakanya dilakukan dengan tepat.

  1. Posisikan kloset duduk di atas wax ring

Begitu kloset duduk berada di posisi yang tepat, tekan ke bawah untuk mengencangkannya ke wax ring yang sudah terpasang.

  1. Pasang dan kencangkan baut kloset

Baut yang telah Anda pasang pada flange toilet seharusnya mencuat sedikit dari lubang kloset duduk. Pasang cincin baut dan kencangkan baut. Jika tersedia, pasangkan juga penutup baut berwarna putih agar sambungan kloset terlihat rapi.

Jika Anda belum memasang tangki kloset di awal, sekarang adalah waktu yang tepat. Cermati dan ikuti manual pemasangan kloset sesuai anjuran masing-masing produsen kloset.

  1. Sambungkan selang fleksibel ke sumber air kloset

Gunakan kunci inggris untuk mengencangkan selang fleksibel ke sumber air atau keran yang ada. Pastikan kedua ujung selang terpasang dengan erat, kemudian nyalakan keran.

  1. Pastikan air masuk ke tangki kloset duduk

Setelah menyalakan keran yang tersambung melalui selang fleksibel, perhatikan tangki kloset. Apakah mulai terisi air? Apakah level air sesuai dengan tanda yang ada di tangki kloset?

  1. Dempul bagian bawah kloset duduk

Setelah toilet terpasang, masih ada celah yang akan terlihat antara kloset duduk dengan lantai. Agar tampil lebih rapi, celah ini dapat ditutup dengan menggunakan dempul berupa epoxy resin atau silicone sealant.

Meski rapi, dempul kloset duduk memiliki kekurangan. Jika terjadi kebocoran, dempul dapat membuat kebocoran pada kloset tidak terlihat karena bagian bawah kloset ditambal oleh dempul. Jika berlangsung cukup lama, kebocoran yang tidak ditangani ini dapat merusak kloset atau bahkan lantai kamar mandi.

Jika Anda ingin mengaplikasikan dempul agar kloset duduk tampak rapi dan bersih, sisakan sedikit celah di bagian belakang kloset. Jika terjadi kebocoran, air dapat mengalir melalui celah tersebut dan segera terlihat.

Itulah cara mengetahui saat yang tepat ganti kloset di rumah. Apakah Anda punya pertanyaan? Silahkan tulis pertanyaan Anda di bagian kolom komentar di bawah. Kami akan menjawab semua pertanyaan Anda, terimaksih.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!