Mengenal Jenis – Jenis Bak Sampah Dan Fungsinya
Pernahkan Anda berpikir betapa pentingnya peran bak sampah dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan rumah sekitar? Bak sampah bukan hanya sekedar wadah untuk menampung sampah, melainkan juga merupakan bagian integral dari sistem pengelolaan limbah yang efisien. Namun sebelum Anda mulai mengolahnya, alangkah baiknya jika Anda pahami dahulu apa saja jenis – jenis bak sampah yang ada.
Pemahaman yang baik mengenai jenis bak sampah tersebut pada akhirnya akan membantu Anda melakukan pengolahan sampah yang baik dan benar. Sebab pengolahan yang tidak tepat atau tidak benar malah akan merusak lingkungan yang Anda tempati.
Coba langsung simak berbagai jenis bak sampah yang ada berikut ini!

Jenis Bak Sampah Dan Fungsinya
Berikut berbagai jenis bak sampah dan fungsinya yang harus Anda ketahui untuk memilah ketika hendak membuang sampah dengan benar dan tepat.
- Bak sampah organik (Warna hijau)
Bak sampah organik biasanya ditandai dengan pemakaian warna hijau. Umumnya sampah yang termasuk kedalam kategori ini berasal dari bahan – bahan organik, misalnya daun, kotoran binatang, sisa makanan, buah – buahan, dan bahan lainnya yang bisa terurai.
Nantinya setelah diolah sedemikian rupa, bahan – bahan organik ini bisa memiliki fungsi baru, yaitu sebagai kompos untuk memberikan nutrisi kepada tanaman.
- Bak sampah anorganik (Warna kuning)
Bak sampah berwarna kuning biasanya ditujukan untuk sampah anorganik dan digunakan untuk membuang sampah yang tidak dapat terurai secara alami, seperti plastik, kertas laminasi, atau barang – barang yang terbuat dari logam.
Kalau organik bisa diolah untuk menjadi kompos, sampah anorganik hanya bisa diolah menjadi barang baru alias didaur ulang. Contohnya seperti plastik kemasan yang dianyam oleh ibu – ibu PKK. Melalui penggunaan bak sampah ini, Anda sedang membantu mengidentifikasi dan memisahkan sampah anorganik agar dapat diolah atau dibuang sesuai dengan regulasi lingkungan.
- Bak sampah non-organik berbahan kertas (Warna biru)
Bak sampah non-organik berbahan kertas diidentifikasi menggunakan warna biru agar masyarakat dapat memisahkan sampah yang terbuat dari kertas, karton, atau bahan serupa lainnya. Ketika sudah dipisahkan maka bahan – bahan ini akan didaur ulang untuk mengurangi kebutuhan akan pemilihan sumber daya alam.
- Bak sampah B3 alias non-organik berbahaya (Warna merah)
Berikutnya ada juga bak sampah non-organik B3 (bahan berbahaya dan beracun), yang sering dikenali dengan warna merah. Jenis sampah yang akan dibuang pada jenis bak sampah ini biasanya mengandung bahan – bahan berbahaya bagi lingkungan atau kesehatan manusia. Hal ini termasuk pecahan kaca, bahan kimia beracun, limbah medis, atau bahan berbahaya dan beracun lainnya.
Tentu sampah berbahaya tersebut dipisahkan dengan tujuan lingkungan terjaga dan tidak ada masyarakat yang terkena penyakit berbahaya. Bahkan ada jasa tersendiri yang menangani sampah ini sehingga keselamatan bersama dapat benar – benar tercipta.
- Bak sampah residu (Warna abu – abu)
Yang terakhir ada bak sampah residu yang diidentifikasi memakai warna abu – abu. Jenis bak sampah satu ini dipakai untuk membuang berbagai sampah yang tidak masuk ke dalam kategori sebelumnya. Beberapa sampah yang termasuk di dalamnya yaitu plastik biasa, kardus yang tidak dapat didaur ulang, atau barang – barang yang tidak mempunyai tempat khusus.
Tujuan Membedakan Bak Sampah
Dengan membedakan jenis bak sampah mempunyai tujuan yang penting dalam pengelolaan limbah dan untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Mari pahami tujuan – tujuan tersebut melalu penjelasan berikut ini.
- Pengelolaan sampah yang efisien
Salah satu tujuan utama dalam membedakan bak sampah adalah untuk mengelola sampah dengan lebih efisien. Melalui pemilahan sampah berdasarkan jenisnya maka Anda sedang memudahkan proses pemilahan dan daur ulang.
Itu berarti sampah yang dapat didaur ulang akan langsung diidentifikasi dan diolah kembali, sementara sampah yang tidak dapat didaur ulang akan dielakkan dari pembuangan yang tidak efisien.
- Kebersihan lingkungan
Membedakan bak sampah juga berkontribusi pada kebersihan lingkungan. Bak sampah yang sesuai dengan jenis sampahnya akan membantu mencegah sampah berserakan di lingkungan sekitarnya.
Melakukan hal ini akan memudahkan Anda dalam menjaga lingkungan tetap bersih dan indah tanpa adanya tumpukan sampah yang mengganggu. Perlu diingat bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya masalah estetika, tetapi juga berdampak positif pada kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
- Kesehatan masyarakat
Membedakan bak sampah juga berhubungan langsung dengan kesehatan masyarakat. Melalui pemilahan sampah yang berpotensi berbahaya atau infeksius maka Anda dapat mencegah penyebaran penyakit di masyarakat.
Jangan berpikir bahwa penyebaran penyakit hanya akan terjadi di daerah sampah berbahaya terbuang saja. Jika tidak ditangani dengan benar, penyebaran penyakit ini bisa mengakibatkan bahaya endemi hingga pandemi. Jadi pastikan Anda melakukan pemilahan yang benar dan membuang sampah pada tempatnya.
- Pengurangan dampak lingkungan
Membedakan bak sampah dapat membantu mengurangi dampak lingkungan. Melalui daur ulang dan pengolahan sampah yang baik maka Anda dapat mengurangi kebutuhan akan tempat pembuangan sampah akhir yang seringkali menjadi masalah lingkungan yang serius. Jadi Anda dapat melindungi alam dan ekosistem yang rentan dari polusi dan kerusakan akibat pembuangan sampah yang tidak tepat.
- Edukasi dan kesadaran lingkungan
Dengan membedakan bak sampah juga bisa digunakan sebagai alat penting untuk mendidik dan meningkatkan kesadaran menjaga lingkungan di masyarakat.
Ketika orang – orang melihat bak sampah yang dibedakan berdasarkan jenis sampah yang dibuang dengan baik, mereka lebih cenderung mengikuti praktik yang ramah lingkungan dalam pembuangan sampah. Lama – kelamaan hal ini akan menghasilkan perubahan perilaku positif yang pada gilirannya dapat membantu mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan sekitar.
Cara Membuang Sampah Dengan Tepat
Setelah mengetahui jenis bak sampah berdasarkan warna dan fungsinya, berikutnya Anda perlu memahami bagaimana cara membuang sampah dengan tepat. Berikut tips yang bisa Anda terapkan.
- Persiapkan bak sampah terpisah: Persiapkan wadah sampah terpisah untuk kategori organik, anorganik, serta daur ulang.
- Manfaatkan tanda pengenal: Gunakan label atau tanda pengenal agar Anda bisa lebih mudah mengidentifikasi jenis sampah.
- Berikan penjelasan kepada anggota keluarga: Sampaikan kepada semua anggota keluarga. rekan, atau sahabat Anda tentang sistem pengelolaan sampah yang telah ditetapkan.
- Lakukan pembersihan rutin: Rutin membersihkan sampah untuk mencegah tumpukan yang berlebihan.
- Buang sampah sesuai kategori: Pastikan pembuangan sampah sesuai dengan kategorinya masing – masing.
- Praktikkan daur ulang: Manfaatkan barang yang masih bisa didaur ulang dengan tepat.
- Mengompos sampah organik: Membuat kompos dari sampah organik untuk mengurangi produksi limbah dan bermanfaat sebagai pupuk tanaman.
- Selalu kosongkan tempat sampah: Pastikan tempat sampah selalu dalam kondisi kosong setelah digunakan untuk pemakaian selanjutnya.
- Ajak anak – anak terlibat: Libatkan anak – anak Anda untuk belajar cara membuang sampah dengan benar supaya mereka terbiasa sejak kecil.
- Jaga kedisiplinan: Pertahankan kedisiplinan dalam mengelola sampah dengan bijak untuk menjaga kebersihan lingkungan.
Berdasarkan penjelasan di atas, Anda tentu menjadi lebih paham mengenai berbagai jenis bak sampah dan fungsinya untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Anda pun menjadi bisa melakukan pengelolaan limbah secara lebih efesien lagi.
Jika Anda tertarik untuk melakukan kegiatan pengelolaan sampah, mulailah dengan mempunyai bak sampah berdasarkan jenisnya. Pastikan Anda memiliki bak sampah yang cukup untuk membuang semua jenis bak sampah tersebut. Anda bisa mencari bak sampah yang diperlukan untuk rumah, kantor, atau lingkungan Anda bisa membelinya di toko peralatan rumah tangga, toko serba ada dan sebagainya.
0 Comments